Teori Alfred Weber

Teori Alfred Weber

Teori Alfred WeberTeori Alfred Weber

Menurut Alfred Weber, untuk mendirikan suatu pabrik, harus dikeluarkan biaya untuk:

v       Membeli tanah

v       Mendirikan bangunan-bangunan

v       Membeli  bahan-bahan mentah

v       Gaji buruh

v       Biaya pengangkutan

v       Bunga modal

v       Penyusutan

Akan tetapi ada dua faktor yang mempengaruhi dalam hal menetapkan lokasi perusahaan yaitu:

v       Ongkos pengangkutan

v       Ongkos pekerjaan

Dalam analisinya, Weber menitikberatkan pada faktor pertama yaitu ongkos pengangkutan. Menurut dia, apabila pengangkutan  yang dianggap sebagai faktor utama dalam menentukan pemilihan lokasi perusahaan, maka perusahaan akan didirikan pada satu titik pada garis lurus yang menghubungkan tempat memperoleh bahan mentah dan daerah konsumen, (TBM DAN DK)

Untuk dapat menentukan lokasi perusahaam pada garis lurus antara TBM. Dengan DK maka harus dilihat sifat bahan mentah perusahaan yang bersangkutan dan corak proses produksinya.

Sifat bahan mentah dan corak-corak produksi secara umum dapat dibedakan sebagai berikut:

  1. Ubiquited mutlak, artinya bahwa bahan mentah tersedia banyak dimana saja misalnya udara bagi pabrik gas.
  2. Ubiquited relatif, artinya bahwa bahan tersedia tidak terhingga di suatu tempat. Misalnya tanah liat untuk perusahaan batu bata. ini ada dua jenis yaitu:

d      Bahan seluruhnya dipergunakan dalam proses produksi.

d      Bahan hanya sebagian digunakan dalam proses produksi

  1. Dibutuhkan berbagai bahan yang tempatnya terpisah-pisah.
  2. LOKASI PERUSAHAAN SECARA KUALITATIF DAN SECARA KUANTITATIF

Ada dua cara menetapkan lokasi perusahaan, yaitu:

  1. a)Cara Kualitatif.
  2. b)Cara Kuantitatif.

Cara Kualitatif

            Dengan cara ini maka diadakan penilaian secara kualitatif terhadap berbagai faktor yang memegang peranan penting pada setiap pilihan lokasi. Ukuran penilaian dinyatakan dalam, baik sekali (bs), baik (b),sedang (s), kurang (k), dan kurang sekali (ks).

            Misalnya pabrik kertas akan didirikan di Sumatera Utara, dan lokasi perusahaan kemungkinan ada di empat kota yaitu, Prapat, Sidikalang, Pematang Siantar dan Balige.

 Faktor yang dinilai terdiri dari, bahan baku, tenaga kerja, tenaga pembangkit listrik, transport, dan pasar (konsumen). Dengan demikian disusun table sebagai berikut :

Sumber :

https://astalift.co.id/fintech-investree-perluas-jangkauan-layanan-ke-jawa-tengah/

Author: ixa8f