Soal Bahasa Indonesia Ujian SD/MI Serasa Mudah

Soal Bahasa Indonesia Ujian SD MI Serasa Mudah

Soal Bahasa Indonesia Ujian SD/MI Serasa Mudah

Soal Bahasa Indonesia Ujian SD MI Serasa Mudah
Soal Bahasa Indonesia Ujian SD MI Serasa Mudah

Semua soalnya sudah pernah diajarkan guru. Insya Allah bisa semua 50 soal,” ungkap Permana, siswa SDN 1 Sidokumpul. Permana adalah satu di antara 20.310 anak yang mengikuti ujian sekolah SD pada Senin hingga Rabu (15–17/5).

Mata pelajaran (mapel) bahasa Indonesia menjadi soal pembuka ujian sekolah. Total ada 50 soal berbentuk pilihan ganda. Para siswa optimistis bisa meraih hasil maksimal.

Keyakinan untuk memperoleh hasil bagus juga diungkapkan Fahrista. Siswi MI

Asmaiyah, Gresik, itu mengaku tidak menghadapi kendala khusus dalam menjawab soal ujian. Lebih-lebih, dia juga ikut bimbingan belajar. ”Lebih banyak soal yang bisa dijawab. Mudah-mudahan hasilnya bagus,” ujar Fahrista.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik memastikan, ujian sekolah hari pertama berlangsung lancar. Senin (15/5) dispendik melakukan sidak ke tiga sekolah. Yaitu, SDN 2 Sidokumpul, MI Miftahul Ulum, dan SDN Suci. Sidak dipimpin Sekretaris Dispendik Gresik Nur Iman Syoleh.

”Tadi saya melihat ruang ujian. Semuanya tertib dan kondusif,” ujar Nur. Sidak

juga dilakukan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Nur Maslichah dan Kasi Pembelajaran SD/MI M. Arifin. Di SDN 2 Sidokumpul, misalnya, total 104 siswa hadir. Mereka menempati enam ruang ujian.

Naskah soal datang tepat waktu. Soal diambil dari Polsek Gresik Kota dan tiba di sekolah pukul 06.00. Naskah soal stand by di masing-masing bangku siswa saat ujian dimulai pukul 08.00. ’’Jadi, begitu siswa masuk kelas, soal sudah siap. Semuanya lancar,” kata Kepala SDN 2 Sidokumpul Hamsiyah.

Berdasar data Dispendik Gresik, tidak semua siswa masuk saat ujian. Ada tiga yang

dinyatakan absen pada hari pertama. Dua meninggal dunia dan seorang drop out (DO). Dua siswa meninggal berasal dari MI Miftahul Huda, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng; dan MI Miftahul Huda, Desa Setrohadi, Duduksampeyan. Adapun, siswa DO berasal dari SDN Bedilan. ’’Jadi, hanya tiga siswa yang absen,” ujar M. Arifin.

 

Sumber :

http://blog.umy.ac.id/herulampung/contoh-teks-eksplanasi-tentang-musim-kemarau/