SMAN 9 Bandung Gelar Aksi Solidaritas

SMAN 9 Bandung Gelar Aksi Solidaritas

SMAN 9 Bandung Gelar Aksi Solidaritas

SMAN 9 Bandung Gelar Aksi Solidaritas
SMAN 9 Bandung Gelar Aksi Solidaritas

Sesaat Adzan Dzuhur berkumandang di Masjid Al Hidayah, Senin, 1 OKtober 2018. Seperti biasa, siswa siswa SMAN 9 Bandung berjalan beriringan menuju Masjid. Setelah melaksankan shalat dzuhur berjamaah dan berdzikir, siswa siswi dan para guru tak langsung bergegas. Siswa masih duduk bersila, siswi masih dibalut oleh mukena. Sejurus kemudian, seorang guru, Misda, berjalan menuju mimbar masjid, mengambil mik seraya akan memberi pengumuman.

“Setelah ini, kita semua akan melaksanakan shalat ghaib untuk saudara-saudara

kita yang terkena bencana gempa di Dongala dan Palu,” tuturnya penuh empati.

Guru pengampu Pendidikan Agama Islam tersebut pun mengutarakan syarat syah shalat ghaib kepada jamaah yang belum pernah manunaikan shalat ghaib. Beberapa menit kemudian, jamaah pun berdiri dan merapatan saf. Suara takbir menggema, pertanda shalat dimulai. Keheningan pun beriring dengan khidmatnya shalat.

Misda menturkan, pelaksanaan shalat ghaib ini adalah bentuk solidaritas yang

dilakukan sekolah terhadap korban gempa. Aksi solidaritas ini bermula dari inisiatif para guru dan disampaikan ke kepala sekolah. Selain shalat ghaib bersama, aksi solidaritas dilakukan juga dengan cara doa bersama serta menggalang dana sumbangan.

“Selain membantu lewat doa, kita juga ingin meringankan beban materi mereka lewat cara infak, berkeliling ke kelas-kelas dan juga ke ruang guru,” ucap Misda.

Lewat aksi solidaritas ini juga, Misda selaku pendidik mengasah karakter yang

harus dimiliki para siswa dalam pendidikan karakter, yakni relijius. “Kita juga bentuk para siswa agar relijius, memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan juga harus berempati atas bencana yang dihadapi orang lain,” katanya menambahkan.

Salah satu siswa, Muhammad Akmal Siddiq mengatakan turut berbela sungawa atas bencana yang menimpa Donggala dan Palu. Lewat solidaritas inilah sedikitnya ia bisa turut membantu korban disana. “Iya turut berduka dan ini salah satu cara membantu. Semoga saudara kita yang disana selalu dikuatkan,” ucapnya.***

 

Sumber :

https://egriechen.info/mandi-wajib/