Sektor Pertanian Indonesia

Sektor Pertanian Indonesia

Definisi Pertanian

Menurut A.T Mosher (1968; 19) mengartikan pertanian sebagai sejenis proses

produksi khas yang didasarkan atas proses pertumbuhan tanaman dan hewan.

Kegiatan-kegiatan produksi di dalam setiap usaha tani merupakan suatu bagian usaha,

dimana biaya dan penerimaan adalah penting.Sedangkan Mubyarto (1989; 16-17)

membagi definisi pertanian dalam arti luas dan pertanian dalam arti sempit. Pertanian

dalam arti luas  mencakup :

  1. Pertanian rakyat atau disebut sebagai pertanian dalam arti sempit.
  2. Perkebunan (termasuk didalamnya perkebunan rakyat atau perkebunan besar).
  3. Kehutanan.
  4. Peternakan.

Sebagaimana telah disebutkan di atas, dalam arti sempit pertanian diartikan sebagai pertanian rakyat. Pertanian rakyat merupakan usaha pertanian keluarga di mana diproduksinya bahan makanan utama seperti beras, palawija (jagung, kacang-kacangan dan ubi-ubian), dan tanaman-tanaman hortikultura yaitu sayuran dan buah-buahan.

Dapat diambil kesimpulan bahwa pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

  1. Kontribusi Sektor Pertanian bagi Perekonomian Indonesia

Sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian di Indonesia. Sampai tahun 1991 sektor pertanian menyumbang 17,66 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 49,24 persen tenaga kerja nasional. Di samping itu sektor pertanian juga menyangga kehidupan sekitar 77,74 persen penduduk Indonesia yang tinggal di pedesaan, serta merupakan pendukung utama sektor agroindustri dalam mendorong dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

  1. Peranan Pertanian bagi Pendapatan Nasional

Sektor pertanian sebagai penggerak perekonomian memiliki beberapa peranan, yang juga tertuang dalam Program Repelita VI era Presiden Soeharto dahulu. Peranan sektor pertanian bagi Indonesia tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Mensejahterakan petani

Sektor pertanian merupakan sumber utama kehidupan dan pendapatan masyarakat petani. Mensejahterakan di sini mengandung arti luas sehingga menumbuhkembangkan partisipasi petani dan mampu meningkatkan keadaan sosial ekonomi petani melalui peningkatan akses terhadap teknologi, modal, dan pasar.

  1. Menyediakan pangan

Peranan klasik dari sektor pertanian dalam perekonomian nasional adalah

penyediaan bahan pangan bagi penduduk Indonesia yang saat ini berjumlah 220 juta jiwa. Dengan peranan pertanian sebagai penyedia bahan pangan yang relatf murah, telah memungkinkan biaya hidup di Indonesia tergolong rendah di dunia. Dan rendahnya biaya hidup di Indonesia menjadi salah satu daya saing nasional. Keberhasilan dalam penyediaan bahan pangan yang cukup dan stabil meimilki peran yang besar dalam penciptaaan ketahanan pangan nasional (food security) yang erat kaitannya dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan politik.

Baca juga:

Author: ixa8f