Pengamat: Guru Honorer Tetap Wajib Ikut Seleksi

Pengamat Guru Honorer Tetap Wajib Ikut Seleksi

Pengamat: Guru Honorer Tetap Wajib Ikut Seleksi

Pengamat Guru Honorer Tetap Wajib Ikut Seleksi
Pengamat Guru Honorer Tetap Wajib Ikut Seleksi

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Pandu Baghaskoro, mengatakan, adanya unjuk rasa yang dilakukan guru honorer mengacu pada lamanya pengabdian tanpa ada ujian seleksi tentu bukanlah hal yang tepat. Menurut dia, guru PNS tetap harus memiliki kompetensi yang mumpuni untuk melaksanakan tugas seorang guru dengan baik.

“Seleksi CPNS untuk guru honorer perlu dipastikan untuk dapat menguji

kemampuan guru honorer dengan baik, dengan cara menyeratakan bidang uji yang perlu diikutsertakan seperti psikotes. Ini dilakukan untuk melihat tingkat motivasi dan minat, uji kemampuan teknis yakni kompetensi dalam bidang ilmu seperti matematika, IPA, olahraga atau ilmu agama, serta uji kemampuan mengajar. Juga, kemampuan guru dalam memberikan materi pengajaran, membimbing siswa dan kreativitas dalam mengajar,” kata Pandu kepada SP di Jakarta, Kamis (27/9).

Selain itu, Pandu juga mengusulkan, sebaiknya seleksi dibagi menjadi beberapa tahap untuk memudahkan proses seleksi. Misalnya, tahap satu adalah psikotes. Lalu, bagi yang lolos tahap satu dapat melanjutkan ke tahap dua untuk mengikuti uji kemampuan teknis. Yang lolos tahap dua, masuk ke tahap tiga untuk mengikuti uji kemampuan mengajar.

“Seleksi ketat dan bertahap seperti ini juga akan dapat meningkatkan kualitas

pengajar nasional,” ujarnya.

Meski begitu, Pandu mengusulkan pemerintah menghapus batas usia maksimal 35 tahun untuk pendaftaran CPNS khusus guru honorer. Pasalnya, nasib guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun dirasa menjadi sia-sia.

“Saya rasa hak untuk mengikuti seleksi CPNS haruslah diberikan kepada seluruh

guru honorer yang terdaftar. Pemerintah perlu mengambil langkah cepat untuk memberi pengecualian persyaratan CPNS bagi guru honorer ini. Semisalnya menghapuskan batas usia maksimal pendaftaran CPNS khusus untuk guru honorer,” kata Pandu.

 

Baca Juga :