Pendidikan Karakter Antara Marwah dan Teladan Guru

Pendidikan Karakter: Antara Marwah dan Teladan Guru

Pendidikan Karakter: Antara Marwah dan Teladan Guru

Pendidikan Karakter Antara Marwah dan Teladan Guru
Pendidikan Karakter Antara Marwah dan Teladan Guru

Keberadaan guru tak kan pernah tergantikan di era apa pun. Bahkan ketika

masanya semua mesin mampu menggantikan tugas manusia. Kisah Sang Kaisar yang menanyakan berapa guru yang selamat pasca pemboman dahsyat yang meluluhlantakkan negara Jepang kala itu, memberi pelajaran berharga pada dunia. Jepang bangkit kembali hanya dalam kurun 20 tahunan, 50 tahunan lebih awal dari prediksi dunia. Semakin membuktikan tersebabnya kemajuan sebuah bangsa, kontribusi guru mutlak dibutuhkan, condisio sine qua non.

Finlandia, negara yang paling sering digadang-gadang sebagai kiblatnya dunia

pendidikan Internasional. Salah satu negara di semenanjung Scandinavia ini terus bergeliat menyempurnakan sistem pendidikan dan membuktikan keberhasilan sistemnya, dengan memprioritaskan kualitas guru. Di sana, profesi guru merupakan profesi bergengsi dan sarat seleksi dengan insentif tinggi.

Gagasan Nadiem Makarim yang disampaikan pada sebuah seminar tentang Pengembangan SDM Indonesia Menuju Ekonomi Digital, beberapa waktu sebelum terpilih menjadi Menteri, pun menarik untuk dicermati. Lima poin penting yang digagas tersebut adalah English, Coding, Mentoring, Statistik dan Karakter. Kelima hal tersebut dianggap akan menjawab tantangan di kebutuhan era digital. Poin ketiga yakni mentoring, menegaskan pentingnya menghadirkan sosok sebagai pelaku transfer knowledge dan value, sebagai faktor penentu kebangkitan ekonomi Indonesia berbasis pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran guru dalam wujud_jasadiyah dan ruhiyah_dalam dunia pendidikan merupakan keniscayaan. Proses pendidikan yang tak sekedar dimaknai dengan penyampaian ilmu, namun penanaman nilai dan pembangunan karakter.

Di poin kelima, karakter sudah didengungkan Nadiem, menjadi hal penting yang

akan mempengaruhi kualitas seorang manusia. Dua poin yang satu sama lain saling terkait. Pada pidato Anugerah Bunda PAUD 2019 di Balai Kartini, beberapa hari lalu (18/11), Nadiem, dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyinggung pendidikan karakter.

 

Baca Juga :

Author: ixa8f