PARITAS PUT-CALL

PARITAS PUT-CALL

PARITAS PUT-CALL

PARITAS PUT-CALL
PARITAS PUT-CALL

Put-call parity yang dikembangkan oleh Stoll didefinisikan sebagai suatu hubungan antara harga opsi jual dan opsi beli. Hubungan tersebut meliputi menghitung perbedaan harga call dan put serta inverstor dapat menghitung harga call bila tahu harga put, demikian pula sebaliknya. Rumus untuk menghitung paritas put-call adalah sebagai berikut:

P(S,t) + S(t) = C(S,t) + K * B(t)

Dan dapat menjadi:

P(S,t) + S(t) = C(S,t) + K * e-r(T-t)

Dimana:

P (S, t)  = harga put option ketika harga saham saat ini (S) dan tanggal saat ini (t)

S (t)      = harga sekarang suatu saham (s)

C (S, t) = harga opsi beli saat harga saham saat ini adalah S dantanggal saat ini t

K         = harga strike put option dan call option

B (t)     = harga ikatan bebas risiko

r           = tingkat bunga bebas risiko

t           = tanggal saat ini

T          = tanggal berakhirnya put option dan call option

Contoh

Gracio ingin melakukan transaksi opsi saham GZCO untuk periode 6 bulan pada harga Rp265,- per saham dimana harga saat ini senilai Rp255,- per saham. Tingkat bunga yang berlaku saat ini sebesar 10 % pertahun. Hitung harga paritas put-call dan juga harga call bila harga put senilai Rp9,5?

T = 6/12 =0,5

r = 10%

K = Rp265

S = Rp255

C-P = 255-265*e-0.1*0.5

= 255 – 265*0,951229

= 255 – 252.0758

= 2,9242

Adapun harga paritas put-call senilai Rp2,9242. Bila harga put senilai Rp9,5 maka harga call senilai Rp12,4242

Baca Juga :