Komponen E-Learning

Komponen E-Learning

v  Perangkat keras

v  Infrastruktur/jaringan

v  Perangkat lunak

v  Materi/Isi

v  Strategi interaksi

v  Pemeran(dosen,dll)

 

Skenario e-Learning memungkinkan mahasiswa dapat kontak langsung dengan: Mahasiswa lain, Dosen, Berbagai materi dan sumber belajar dalam bentuk elektronik. Materi yang dimaksud bisa dalam bentuk bahan ajar, materi tugas, soal ujian/tes maupun bentuk linkages.

Manfaat E-learning

Seperti sebagaimana yang disebutkan di atas, e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran.

Dalam e-learning, faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis menjadi berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh “contents writer”, designer  e-learning dan pemrogram komputer.

Dengan adanya e-learning para guru/ dosen/ instruktur akan lebih mudah :

Ø  melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir

Ø  mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya

Ø  mengontrol kegiatan belajar peserta didik.

Ada beberapa manfaat pembelajaran elektronik atau e-learning yang lain, diantaranya adalah:

Ø  Pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility).

Ø  Bertambahnya Interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru atau instruktur.

Ø  Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (global audience).

Ø  Mempermudahpenyempurnaandanpenyimpananmateripembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities).

Manfaat e-learning juga dapat dilihat dari 2 sudut pandang :

  1. a)Manfaat bagi siswa

               Dengan kegiatan e-Learning dimungkinkan berkembangnya fleksibilitas belajar yang tinggi. Artinya, kita dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. Selain itu kita juga dapat berkomunikasi dengan guru/dosen setiap saat, misalnya melalui chatting dan email. Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk diakses melalui internet, maka kita dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar ini kapan saja dan dari mana saja, juga tugas-tugas pekerjaan rumah dapat diserahkan kepada guru/dosen begitu selesai dikerjakan.

  1. b)Manfaat bagi pengajar

Dengan adanya kegiatan e-Learning manfaat yang diperoleh guru/dosen antara lain adalah bahwa guru/dosen/ instruktur akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya. Pengalaman negara lain dan juga pengalaman distance learning di Indonesia ternyata menunjukkan sukses yang signifikan, antara lain:

  • mampu meningkatkan pemerataan pendidikan
  • mengurangi angka putus sekolah atau putus kuliah atau putus sekolah
  • meningkatkan prestasi belajar
  • meningkatkan kehadiran siswa di kelas
  • meningkatkan rasa percaya diri
  • meningkatkan wawasan (outward looking)
  • mengatasi kekurangan tenaga pendidikan
  • meningkatkan efisiensi. (Soekartawi, 2005)

https://haciati.co/

Author: ixa8f