Eco Fun Go Asean Festival Digelar Agustus di Balaikota

Eco Fun Go Asean Festival Digelar Agustus di Balaikota

Eco Fun Go Asean Festival Digelar Agustus di Balaikota

Eco Fun Go Asean Festival

Eco Fun Go Asean Festival siap digelar untuk pertama kalinya di Plaza Balaikota Bogor pada Minggu (27/08/2017) mendatang. Festival ini diinisiasi Komunitas Eco Fun Indonesia, yakni sebuah komunitas yang sudah berdiri sejak tahun 2009 di Kota Bogor yang berfokus pada isu lingkungan dan game edukasi untuk anak.

Founder Eco Fun Indonesia Annisa Hasanah mengatakan

Eco Fun Go Asean Festival ini diperuntukkan bagi anak-anak usia sekolah dan orangtua untuk lebih peduli dengan lingkungan. Ajang festival ini juga untuk mempromosikan Kota Bogor sebagai kota yang Green City dan kota ramah anak. Dengan konsep yang memadukan kedua unsur tersebut. Mulai dari perlombaan, Expo hingga Bazar.

Sedikitnya ada empat perlombaan

Sebut saja turnament Ecofunopoly raksasa ukuran 4mx4m untuk siswa kelas IV-VI. Lomba mewarnai dan menggambar bagi anak-anak TK atau SD kelas I-III. Dan lomba daur ulang bagi anak dan orangtua.

“Anak dan orangtua akan diberikan misi untuk mendaur ulang sampah se-kreatif mungkin,” ujarnya seusai audiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di ruang Paseban Punta, Balaikota Bogor Selasa (11/07/2017)

Annisa menuturkan

pada kegiatan Expo akan menampilkan foto-foto dari semua kegiatan Eco Fun Komunitas yang sudah digelar. Baik yang digelar di Kota Bogor, Filipina maupun di Myanmar. Hal ini bertujuan agar pengunjung juga dapat merasakan nuansa Asean di Festival ini. Sementara Bazar akan diisi berbagai komunitas atau organisasi yang mempunyai inovasi dibidang pendidikan atau lingkungan untuk saling berbagi. “Intinya festival ini jadi wadah interaksi bagi anak-anak dan orangtua mengenal berbagai isu lingkungan yang diharapkan bisa menjadi acara tahunan,” terangnya.

Menurutnya

saat ini lingkungan mulai kritis dan sudah seharusnya sebagai manusia mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan. Ia menyadari, untuk berubah dibutuhkan dorongan besar. Festival ini terutama lewat permainan Ecofunopoly akan menyadarkan anak-anak tentang pentingnya lingkungan dari hal terkecil. Seperti mematikan lampu, menggunakan botol minum dan masalah yang sampai saat ini masih menjadi masalah pelik di Indonesia.

“Kalau Pemkot tertarik ecofonopoly ini juga bisa dirancang menjadi Taman permainan sungguhan dan ini menjadi salah satu target kami kedepan menjadikan permainan Ecofonopoly menjadi ciri khas dari Kota Bogor,” pungkasnya.

Sumber : https://dogetek.co/