Ciri-Ciri Anak Gizi Buruk & Penyebabnya (Bunda Wajib Tahu!)

Ciri-Ciri Anak Gizi Buruk & Penyebabnya (Bunda Wajib Tahu!)

Gizi buruk dapat berdampak tidak baik pada anak, sebab gizi adalah unsur yang benar-benar perlu untuk tumbuh kembangnya. Dengan gizi yang baik, tubuh dapat sehat dan anak mampu melaksanakan kegiatannya dengan baik. Gizi mesti dipenuhi sejak tetap bayi, sebab tidak cuman perlu untuk pertumbuhan, juga perlu untuk pertumbuhan otak. Orang tua mesti paham keperluan gizi, supaya anak tidak mengalami gizi buruk. Selain itu, orang tua juga mesti paham ciri-ciri anak kurang gizi dan bagaimana mengatasinya.

Apa Itu Gizi Buruk?
Malnutrisi atau gizi buruk adalah suatu keadaan yang disebabkan kekurangan gizi. Anak kurang gizi umumnya mengalami kekurangan vitamin dan mineral, terutama zat besi, zinc, vitamin A dan yodium. Namun, gizi buruk juga mampu terjadi dengan kelebihan berat badan.

Dimungkinkan sebab kelebihan berat badan atau obesitas berasal dari mengkonsumsi kalori yang berlebihan, namun tidak beroleh cukup vitamin dan mineral pada saat yang bersamaan. Itu sebab makanan yang sebabkan gizi buruk, layaknya gorengan dan makanan manis, cenderung tinggi kalori dan lemak namun rendah nutrisi.

Ciri-Ciri Anak Kurang Gizi
Menurut dr. Sri Kurniati M.S., Dokter Ahli Gizi Medik Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita, ciri anak kurang gizi terbagi menjadi tiga, selanjutnya di antaranya:

1. Kekurangan Energi Protein Ringan
Di langkah ini, dr. Sri menyebutkan bahwa belum tersedia tanda-tanda tertentu yang mampu dicermati dengan jelas. Hanya saja, berat badan anak hanya menggapai 80 persen berasal dari berat badan normal.

2. Kekurangan Energi Protein Sedang
Berat badan anak hanya menggapai 70 persen berasal dari berat badan normal. Selain itu, tersedia sinyal yang mampu dicermati dengan jelas, yakni muka menjadi pucat dan warna rambut beralih agak kemerahan.

3. Kekurangan Energi Protein Berat
Tahap berikutnya terbagi ulang menjadi dua, yakni kurang sekali, biasa disebut marasmus dan kwashiorkor. Berikut penjelasanya:

Marasmus
Tanda pada marasmus ini adalah berat badan anak hanya menggapai 60 persen atau kurang berasal dari berat badan normal.

Kwashiorkor
Selain berat badan, tersedia lebih dari satu sinyal lainnya yang mampu secara langsung nampak pada kwashiorkor, antara lain; kaki mengalami pembengkakan, rambut berwarna merah dan rambut enteng rontok. Kemudian sebab kekurangan vitamin A, mata menjadi rabun, kornea mengalami kekeringan, dan kadang-kadang terjadi cedera pada kornea, supaya mata mampu mengalami luka.

Selain tanda-tanda atau gejala-gejala tersebut, tersedia juga sinyal lainnya, layaknya penyakit penyertanya. Penyakit-penyakit penyerta selanjutnya jika adalah anemia atau kurang darah, infeksi, sering diare, kulit mengeras dan pecah supaya nampak cairan, dan juga pecah-pecah di sudut mulut.

Sementara ciri-ciri anak kurang gizi lainnya sebagai berikut:

4. Kekurangan Kalsium
Ciri anak gizi buruk umumnya susah tidur, rewel, kejang dan detak jantung anak lemah. Kondisi ini barangkali sebab kekurangan kalsium.

5. Kekurangan Vitamin C
Ciri-ciri anak kurang gizi umumnya memiliki rambut kusut, enteng lelah, dan memiliki luka yang susah sembuh. Anak yang kekurangan vitamin C, juga mengalami depresi, layaknya anak yang rewel, tidak bergairah, dan murung.

6. Kekurangan Zat Besi
Ciri anak kekurangan zat besi dapat kesulitan bernapas, nampak pucat, lemah, sering kedinginan, dan rewel. Pertumbuhan dan kemampuan kognitif anak kurang gizi ini juga terhambat.

7. Kekurangan Vitamin D
Ciri-ciri anak yang kekurangan vitamin D dapat berpengaruh pada pertumbuhan tulangnya. Cirinya adalah perubahan bentuk pada tulang kaki yang melengkung layaknya bentuk O atau X.

8. Kekurangan Protein
Anak yang kekurangan protein umumnya ditandai dengan rambut kering dan beralih warna, kulit kering dan kusam, perut buncit, pertumbuhan lambat, luka yang tidak kunjung sembuh, dan mengalami penurunan berat badan.

9. Kekurangan Zinc
Ciri anak gizi buruk yang satu ini adalah enteng mengalami sakit dan tidak nafsu makan, supaya pertumbuhan tubuhnya terhambat. Lebih parahnya jika tidak langsung ditangani, anak berisiko mengalami penurunan berat badan, penglihatan terganggu, mengalami kerontokan pada rambut, dan gangguan pencernaan.

10. Kekurangan Yodium
Ciri anak kekurangan yodium umumnya mengalami pembesaran kelenjar tiroid atau gondok, terhambatnya pertumbuhan fisik, dan lebih-lebih berisiko mengganggu psikologis Anak.

11. Kekurangan Vitamin A
Vitamin ini bagus untuk penglihatan, namun jika kekurangan gizi style ini dapat mengalami penurunan kemampuan penglihatan pada anak, dan lebih-lebih radang pada selaput mata.

12. Kekurangan Vitamin K
Ciri anak kurang gizi style ini umumnya nampak pada kulit layaknya memar, pucat dan kekuningan, mimisan tanpa sebab, muntah dan kadang-kadang rewel.

13. Kekurangan Asam Lemak
Ciri-ciri anak kurang gizi berikutnya adalah kekurangan asam lemak, yang ditandai dengan nafsu makan anak menurun, demam, muntah, kulit pucat, dan enteng ngantuk.

Penyebab Gizi Buruk pada Anak
Kurang gizi pada anak mampu terjadi di umur balita atau di bawah umur lima tahun.

“Pedoman untuk paham anak kurang gizi adalah dengan menyaksikan berat dan tinggi badan yang kurang berasal dari normal,” kata dr. Sri.

Jika tinggi badan anak tidak konsisten bertambah atau kurang berasal dari normal, itu tandanya bahwa anak kurang gizi telah terjadi lama.

Dr. Sri menyebutkan juga menyebutkan bahwa tersedia lebih dari satu aspek yang menjadi penyebab gizi buruk pada anak, di antaranya:

1. Jarak Umur Kakak dan Adik
Jarak antara umur kakak dan adik yang benar-benar dekat turut merubah gizi anak. Dengan demikian, perhatian ibu untuk kakak telah tersita dengan keberadaan adiknya, supaya kakak cenderung tidak terurus dan tidak diperhatikan makanannya. Oleh sebab itu akhirnya si kakak menjadi kurang gizi. “Balita itu pembeli pasif, belum mampu mengurus dirinya sendiri, terutama untuk makan,” tutur dr. Sri.

2. Mudah Infeksi
Penyebab gizi buruk berikutnya, anak yang telah terasa terjadi enteng mengalami infeksi dan juga enteng tertular oleh penyakit.

3. Kebersihan Lingkungan
Lingkungan yang kurang bersih mampu sebabkan anak enteng sakit. Karena sakit-sakitan tersebut, anak menjadi kurang gizi.

4. Kurang Pengetahuan Tentang Gizi
Kurangnya ilmu pada gizi juga mampu menjadi penyebab gizi buruk pada anak. “Kurang gizi yang murni adalah sebab makanan,” kata dr. Sri.

Orangtua mesti mampu memberikan makanan yang memiliki persentase gizi cukup. Tidak mesti mahal, mampu juga diberikan makanan yang murah, asal kualitasnya baik. Oleh sebab itulah orangtua mesti pintar-pintar pilih makanan untuk anak.

5. Kondisi Ekonomi
Kondisi sosial ekonomi keluarga yang sulit. Faktor ini cukup banyak memengaruhi, sebab kalau anak telah jarang makan, maka otomatis mereka dapat kekurangan gizi.

6. Penyakit Bawaan
Selain sebab makanan, anak kurang gizi mampu juga sebab ada penyakit bawaan yang memaksa anak mesti dirawat. Misalnya penyakit jantung dan paru-paru bawaan.

Bagaimana Cara Mengatasi Gizi Buruk pada Anak?
Bila anak kurang gizi, ia dapat enteng sekali terkena beraneka macam penyakit, susah sembuh didalam saat yang lama. Dengan demikianlah keadaan ini juga dapat merubah pertumbuhan intelegensi anak. Untuk itu, bagi anak yang mengalami kekurangan gizi, mesti dilaksanakan usaha untuk melakukan perbaikan gizinya.

Upaya-upaya yang dilaksanakan antara lain adalah tingkatkan ilmu orang tua berkenaan gizi, melaksanakan penyembuhan kepada si anak, dengan memberikan makanan yang mampu menjadikan standing gizinya menjadi lebih baik.

Dengan demikian, mesti dilaksanakan penentuan makanan yang baik untuk anak. Menurut dr. Sri, makanan yang baik adalah makanan yang kuantitas dan kualitasnya baik.

Makanan dengan kuantitas yang baik adalah makanan yang diberikan cocok dengan keperluan si anak. Misalnya, memberi makanan anak berapa piring sehari adalah cocok kebutuhannya. Dan dapat lebih baik kalau memberikan vitamin dan protein lewat product susu.

Bagi keluarga yang tidak mampu, mampu menyiasatinya, jika mengganti susu dengan telur. Kemudian, makanan yang kualitasnya baik adalah makanan yang punya kandungan seluruh zat gizi, antara lain protein, karbohidrat, zat besi, dan mineral. Upaya yang paling akhir adalah dengan menyembuhkan penyakit-penyakit penyertanya.

Baca Juga :

Author: ixa8f