Berdasarkan Mineraloginya

Berdasarkan Mineraloginya

Berdasarkan Mineraloginya

Berdasarkan Mineraloginya

Dalam klasifikasi ini indeks warna akan menunjukkan perbandingan mineral mafik dan felsik. (S.J. Shand, 1943) membagi empat macam batuan, yaitu :

  1. Leucrocatic rocks, mengandung kurang 30% mineral mafik.
  2. Mesocratic rocks, mengandung 30% – 60% mineral mafik.
  3. Melanocratic rocks, mengandung 60% – 90% mineral mafik.
  4. Hipermelanic rocks, mengandung lebih 90% mineral mafik.

Sedangkan S. Jellis, 1948 membagi empat golongan pula yaitu :

  1. Holofelsic, untuk batuan beku dengan indeks warna kurang 10%
  2. Felsic, untuk batuan beku dengan indeks warna 10 – 40%
  3. Mafelsic, dengan indeks warna 40% – 70%
  4. Mafik, batuan beku dengan indeks warna lebih 70%.

Berdasarkan mineraloginya dibagi menjadi 3 jenis, antara lain:


  • Felsik

Batuan beku felsik adalah batuan beku yang secara megaskopis memiliki kenampakan berwarnaterang. Warna terang atau cerah ini berasal dari mineral-mineral felsik penyusunnya.


Mineral Felsik adalah adalah mineral primer atau mineral utama pembentuk batuan beku, berwarna cerah atau terang, tersusun oleh unsur-unsur Al, Ca, K, dan Na. Mineral felsik dibagimenjadi tiga, yaitu felspar, felspatoid (foid) dan kuarsa.


Di dalam batuan, apabila mineral foidada maka kuarsa tidak muncul dan sebaliknya. Selanjutnya, felspar dibagi lagi menjadi alkalifelspar dan plagioklas.


Pada umumnya batuan beku felsik memiliki indeks warna antara 10% – 40%. Batuan beku felsikyang tersusun oleh mineral kuarsa pada umumnya bersifat asam, dimana kandungan silikanyalebih besar dari 66%.


a) Keluarga Granit

  • riolit: bersifat felsik, mineral utama kuarsa, alkali felsparnya melebihiplagioklas.

b) Keluarga Granodiorit

  • qz latit: felsik, mineral utama kuarsa, Na Plagioklas dalamkomposisi yang berimbang atau lebih banyak dari K Felspar.

c) Keluarga Syenit

  • trakhit: felsik hingga intermediet, kuarsa atau foid tidak dominanttapi hadir, K-Felspar dominant dan melebihi Na-Plagioklas, kadang plagioklas juga tidakhadir.

d) Keluarga Monzonit

  • latit: felsik hingga intermediet, kuarsa atau foid hadir dalam jumlah kecil, Na-Plagioklas seimbang atau melebihi K-Felspar.

e) Keluarga Syenit

  • fonolit foid: felsik, mineral utama felspatoid, K-Felspar melebihi plagioklas.

f) Keluarga Tonalit

  • dasit: felsik hingga intermediet, mineral utama kuarsa dan plagioklas (asam) sedikit/tidak ada K-Felspar.

Dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu batuan beku kaya kuarsa, batuan beku kayafeldspathoid (foid) dan batuan beku miskin kuarsa maupun foid.


Batuan beku kaya kuarsaberupa kuarzolit, granitoid, granit dan tonalit; sedangkan yang miskin kuarsa berupa syenit, monzonit, monzodiorit, diorit, gabro dan anorthosit.


Pada kelompok batuan beku asam yang dominan adalah kuarsa, plagioklas, orthoklas dansedikit kehadiran hornblende dan biotit. Kelompok batuan ini melimpah pada wilayah-wilayahdengan tatanan tektonik kratonik (benua), seperti di Asia (daratan China), Eropa dan Amerika. Ia membeku pada suhu 650-800°C.


  • Mafik

Mineral mafik, yaitu mineral yang berwarna gelap, terutama biotit, piroksen, amphibol dan olivin.


Klasifikasi batuan beku berdasarkan indeks warna menurut S.J. Shand, 1943, antara lain :

  • Batuan beku Leucoctaris rock, jika mengandung kurang dari 30% mineral mafik.
  • Batuan beku Mesococtik rock, jika mengandung 30% – 60% mineral mafik.
  • Batuan beku Melanocractik rock, jika mengandung lebih dari 60% mineral mafik.

Sedangkan klasifikasi batuan beku berdasarkan indeks warna menurut S.J. Ellis (1948) antara lain sebagai berikut :

  • Batuan beku Holofelsic, batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%.
  • Batuan beku Felsic, batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%.
  • Batuan beku Mafelsic, batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%.
  • Batuan Beku Mafik, batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%.

  • Ultramafik

Terminologi

  1. Batuan ultramafik kaya akan mineral-mineral mafik ( ferro – magnesian ) seperti olivine, piroksen dan amphibol.
  2. Kebanyakan batuan ultramafik mengandung kurang lebih 45 % silica ( bagaimanapun orthoproksenit di klasifikasikan sebagai batuan ultramafik akan tetapi mengandung hamper 60 % silica.
  3. Semua batuan ultramafik memiliki indeks warna > 70.
  4. Pada umumnya batuan ultramfik kekurangan feldspar
  5. Batuan ultramafik tidak memiliki pasangan yang tepat diantara lava.
  6. Densitas magma ultramafik akan menjadi tinggi dan terus meningkat sepanjang porsi sialic di dalam bumi.

Sumber:

https://haciati.co/war-commander-apk/

Author: ixa8f