Awas! Ada NII yang Rekrut Anggota Pakai Ilmu Gendam

Awas! Ada NII yang Rekrut Anggota Pakai Ilmu Gendam

Awas! Ada NII yang Rekrut Anggota Pakai Ilmu Gendam

Awas! Ada NII yang Rekrut Anggota Pakai Ilmu Gendam
Awas! Ada NII yang Rekrut Anggota Pakai Ilmu Gendam

Salah satu takmir Masjid Al Hikmah Universitas Jember Abdul Majid bercerita soal adanya mahasiswa yang mendadak berubah perilaku. Ia khawatir sang mahasiswa terpapar paham radikal.

Tanpa menyebutkan identitas mahasiswa itu, Majid menuturkannya dalam sesi tanya jawab dialog pelibatan sivitas akademika dalam pencegah terorisme, di gedung Rektorat Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019).

“Akhir-akhir ini saya pernah melihat mahasiswa kelihatannya aneh-aneh. Perubahan karakter tiba-tiba saja dia menutup diri. Tak mau bicara. HP dimatikan. Tak mau kuliah. Bahkan memutuskan tak kuliah. Tampaknya ada trauma luar biasa. Ditanya marah. Sama orang tua tak mau ngomong. Tak mau makan dan mandi. Apakah ini korban cuci otak?” kata Majid.

Majid bertanya-tanya apakah perilaku ini disebabkan trauma yang dialami

mahasiswa setelah gagal direkrut dan berada di bawah ancaman. “Hitungan kami enam sampai delapan bulan belum sembuh,” katanya.

Kurnia Widodo, seorang mantan teroris yang menjadi pembicara dalam acara itu, mengatakan, kampus hendaknya mewaspadai mahasiswa yang secara akademis mendadak mengalami penurunan nilai dan perubahan perilaku.

Menjawab pertanyaan dari Majid, Kurnia mengatakan ada banyak kemungkinan yang dialami mahasiswa itu. “Bisa saja patah hati,” katanya.

Namum Kurnia mengakui ada kelompok Negara Islam Indonesia KW9 yang

menggunakan cara-cara hipnotis untuk merekrut pengikut. Ia sendiri pernah bergabung dengan NII pada 1991 dan keluar pada 1998.

“Memang susah keluar. Saya didatangi beberapa kali walau tidak mengancam. Mereka tahu saya tidak takut diancam,” kata Kurnia.

Direktur Pencegahan BNPT Brigadir Jenderal Polisi Hamli juga mengatakan, ada

kemungkinan selain terpapar radikalisme yang dialami mahasiswa itu, yakni masalah narkoba dan sakit hati. Namun ia membenarkan jika ada NII yang bergerak merekrut dengan jalur gendam alias hipnotis. Ia setuju jika semua pihak mewaspadai keanehan perilaku pada mahasiswa. (

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=HORwW