200 Guru UKS Siap Ciptakan Sekolah Sehat di Pamekasan

200 Guru UKS Siap Ciptakan Sekolah Sehat di Pamekasan

200 Guru UKS Siap Ciptakan Sekolah Sehat di Pamekasan

200 Guru UKS Siap Ciptakan Sekolah Sehat di Pamekasan
200 Guru UKS Siap Ciptakan Sekolah Sehat di Pamekasan

Sebanyak 200 guru Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dari berbagai lembaga pendidikan di Pamekasan, menyatakan komitmen dan siap untuk menciptakan Sekolah Sehat di Bumi Gerbang Salam.

Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan Training Sekolah Sehat yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan bekerjasama dengan PT Uniliver Indonesia, di Pendopo Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Kamis (25/7/2019).

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami dari PT Uniliver

bersama pemerintah untuk meningkatkan sumber daya kesehatan anak kita. Sebab dengan kualitas kesehatan yang baik, nantinya juga akan berdampak pada prestasi anak,” kata perwakilan PT Uniliver Indonesia, Direktur Spektra Surabaya, Roni Sya’roni.
Baca Juga:

Pemkab Pamekasan dan Kominfo RI Luncurkan Program UMKM Go Online
Bupati Pamekasan Harap Pers Profesional dan Sajikan Informasi Edukatif
Mahasiswa Bersama Dinas PMPTSP Pamekasan Beri Penyuluhan Perizinan
Sekitar 2 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Milenial Job Fair 2019

Pihaknya menilai kegiatan tersebut sangat penting diterapkan demi mendukung

peningkatan sektor UKS/M di Pamekasan. Tentunya bagi pribadi siswa sekolah. “Karena bagaimanapun, kalai anak terbiasa hidup bersih dan sehat. Nantinya akan terbawa hingga usia dewasa, sehingga bisa tercipta lingkungan yang sehat di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan dengan adanya program tersebut, terdapat peningkatan sektor kesehatan di lingkungan pendidikan di Pamekasan. Hal itu disampaikan berdasar catatan statistik yang dilakukan sejak pertama mengadakan kegiatan serupa di Pamekasan, pada 2017 silam.

“Saat pertama kita mengadakan kegiatan ini di Pamekasan, statistik hidup sehat

bagi pelajar tercatat prosentase 65 persen, dan saat ini meningkat hingga angka 87 persen. Dalam artian ada peningkatan dari tahun ke tahun sebelumnya,” jelasnya.

 

Baca Juga :